editor sosialitas
zoomtemplate.com
zoomtemplate.com
zoomtemplate.com

Facebook : Trend, Jembatan Sosial, dan Curhat Massal

“……..Bingung…bingung…bingung…>,<……”

“…..sebel3x…….. susah amat bwt ktemu,pdhl khn mw pisah 1 bln…….. Hiks3x…..”

“……hhhhhuuufffttthhh…….”

“……otw ke kota metropolitan……”

“……makasih ya..dah memberi arti dan warna dalam hidupku…”

“…..ada kalany tak smua orang tak paham akan kondisi kita,..disaat itulah pendewasaan diri dituntut untuk lbh besar dan maksimal,….”

Ini adalah sebagian kutipan status yang ada dihalaman facebook saya, masih banyak status-status yang selalu diupdate oleh teman-teman dalam list facebook  saya.  Menarik untuk diamati dari banyak status yang ditulis oleh teman-teman tersebut yang memunculkan banyak karakter, masalah-masalah individu dan sosial serta motivasi penggunaan facebook itu sendiri.
Begitu hebatnya jejaring sosial satu ini…….
Facebook adalah website jaringan sosial dimana para pengguna dapat bergabung dalam komunitas seperti kota, kerja, sekolah, dan daerah untuk melakukan koneksi dan berinteraksi dengan orang lain. Orang juga dapat menambahkan teman-teman mereka, mengirim pesan, dan memperbarui profil pribadi agar orang lain dapat melihat tentang dirinya.
Facebook didirikan oleh Mark Zuckerberg, seorang lulusan Harvard dan mantan murid Ardsley High School diluncurankan pertama kali pada 4 februari dan awalnya hanya untuk siswa Harvard College. Dalam dua bulan selanjutnya, keanggotaannya diperluas ke sekolah lain di wilayah Boston (Boston College, Boston University, MIT, Tufts), Rochester, Stanford, NYU, Northwestern, dan semua sekolah yang termasuk dalam Ivy League.
Banyak perguruan tinggi lain yang selanjutnya ditambahkan berturut-turut dalam kurun waktu satu tahun setelah peluncurannya. Akhirnya, orang-orang yang memiliki alamat email universitas (seperti .edu, .ac.uk, dll) dari seluruh dunia dapat juga bergabung dengan situs ini.
Selanjutnya Facebook dikembangkan pula jaringan untuk sekolah-sekolah tingkat atas dan beberapa perusahaan besar. Sejak 11 September 2006, orang dengan dengan alamat email apa pun dapat mendaftar di Facebook. Pengguna dapat memilih untuk bergabung dengan satu atau lebih jaringan yang tersedia, seperti berdasarkan sekolah tingkat atas, tempat kerja, atau wilayah geografis.
Facebook menemui masalah dalam beberapa tahun terakhir seperti pemblokiran pada negara Suriah, Iran dan beberapa tempat kerja agar para pekerja tidak menyalahgunakan waktu kerjanya untuk membuka Facebook. Dan masalah tentang tuduhan bahwa Zuckerber mencuri kode program dari teman-temanya untuk membuat Facebook.
Facebook juga pernah ditawar oleh yahoo senilai $ 1 miliar dan kemudian oleh seorang anggota dewan Facebook, menunjukkan bahwa Facebook internal valuation adalah sekitar $ 8 miliar berdasarkan proyeksi pendapatan sebesar $ 1 miliar pada tahun 2015.
Peringkat Facebook saat saya tulis artikel ini menempati urutan ke 6 situs yang paling banyak di akses di indonesia dan urutan ke 5 untuk seluruh dunia.
Berikut data mengenai facebook:
Founded : Cambridge, Massachusetts(February 4, 2004)
Headquarters : Palo Alto, CaliforniaDublin, Ireland (international headquarters for Europe, Africa, Middle East)
Key people : Mark Zuckerberg (Founder and CEO), Dustin Moskovitz (Co-founder), Sheryl Sandberg (COO), Matt Cohler (VP of Product Management), ChrisHughes (Co-founder)

Revenue : 300 million USD (2008 est.)
Net income : 47.4 million USD (2007 est.)
Employees : 700 (November 2008)
Website : facebook.com
Type of site : Social network service
Advertising : Banner ads, Referral marketing

Registration : Required
Available in : Bulgarian, Catalan, Chinese (simplified), Chinese (Hong Kong), Chinese (Taiwan), Croatian, Czech, Danish, Dutch, English (American),English (British), English (Pirate), Filipino, Finnish, French, German, Greek, Hungarian, Indonesian, Irish, Italian, Japanese, Korean, Malay, Norwegian, (bokmål), Polish, Portuguese (Brazilian), Portuguese (European), Romanian, Russian, Serbian, Slovene, Spanish (Castilian), Swedish, Thai, Turkish,Vietnamese, Welsh
Launched : February 2004
Situs ini terintegrasi ke dalam praktek-praktek media harian para penggunanya: Para pengguna biasa menghabiskan sekitar 20 menit setiap hari di situs ini, dan dua-pertiga dari pengguna log in paling tidak sekali sehari. Memanfaatkan keberhasilannya di kalangan mahasiswa, Facebook meluncurkan versi SMA pada awal September 2005. Pada tahun 2006, perusahaan memperkenalkan masyarakat untuk organisasi komersial.Pada tahun 2006, Facebook yang digunakan di Amerika Serikat lebih dari 2.000 perguruan tinggi dan ketujuh situs paling populer di World Wide Web yang berkaitan dengan jumlah tampilan halaman.(Cassidy, 2006).
Fenomena Jejaring sosial yang satu ini sungguh luar biasa, mulai terkenal ketika kampanye presiden amerika serikat terakhir.  Barack Obama menggunakan facebook dalam salah satu accounnya untuk berinteraksi dengan para pendukungnya.  Kemenangan Obama mengantarkan jejaring social satu ini kepada ketenaranya.  Sampai sekarang pengguna facebook seluruh dunia mencapai 350 juta orang (viva news.com)  Bahkan Indonesia sendiri masuk kedalam sepuluh besar peringkat 7 pengguna facebook ini. Jumlah pengguna facebook dari Indonesia sudah mencapai 3,205,660 orang, 1.68% dari total pengguna diseluruh dunia.
Berdasarkan jenis kelamin ternyata kaum laki-laki lebih unggul, jumlahnya adalah sebagai berikut:
  • Laki-laki : 1,778,620 orang (56.4%)
  • Wanita : 1,376,220 orang (43.6%)
Berdasarkan Kelompok umur, umur 18-24 tahun lebih mendominasi. Datanya adalah sebagai berikut:
  • <=13 : 35,540 (1.1%)
  • 14-17 : 410,060 (12.9%)
  • 18-24 : 1,322,680 (41.6%)
  • 35-44 : 334,920 (10.5%)
  • 45-54 : 74,060 (2.3%)
  • 55-64 : 20,320 (0.6%)
  • 65+ : 11,100 (0.3%)
Sumber data: (checkfacebook.com)
Salah satu kebutuhan dasar manusia adalah berinteraksi dengan manusia lainya. Kebutuhan sosialisasi, interaksi dan komunikasi menyebabkan manusia berkumpul, bersekutu dalam suatu wadah yang disebut komunitas. Manusia disebut pula sebagai hommo socius karena tidak dapat hidup sendiri tanpa manusia lain. Manusia dapat hidup dan bertahan jika menjalani kehidupan sebagai sebuah aktifitas interaksi, komunikasi dan kerjasama dalam jaringan kedudukan dan perilaku. Kebutuhan inilah yang menyatukan komunitas facebook
Komunitas merupakan sarana refleksi, pertumbuhan dan pengembangan pikiran, kesadaran dan kesenangan dari sekelompok orang. Kesadaran dan kesenangan tersebut dapat berupa gagasan, ide, pengetahuan dan pemahaman. Seiring dengan aktfitas dan interaksi dan komunikasi yang berlangsung secara terus menerus, gagasan, ide dan pengetahuan yang dimiliki individu-individu dalam komunitas tersebut dipertukarkan diantara mereka. Hasil pertukaran yang dianggap mampu mewakili keinginan dan pikiran dari semua anggota komunitas dapat menjadi semacam aturan, ciri khas, norma dan identitas bersama.  Hal ini terjadi dalam komunitas facebook, dimana muncul kelompok-kelompok yang menyatu dalam sebuah group. Dalam konten facebook ada beberapa macam misalnya “page/Halaman” yang masing-masing orang bisa masuk dengan menjadi fans/become a Fans. Mereka disatukan dalam sebuah isu ataupun pengagguman terhadap ketokohan, keartisan dan lain-lain.
Situs jaringan sosial  seperti seperti Friendster, CyWorld, dan MySpace memungkinkan individu untuk menampilkan diri, mengartikulasikan jaringan sosial mereka, dan membentuk atau mempertahankan hubungan dengan orang lain. Situs ini dapat berorientasi pada konteks yang terkait dengan pekerjaan (misalnya, LinkedIn.com), hubungan romantis inisiasi (tujuan asli Friendster.com), menghubungkan orang-orang dengan minat yang sama seperti musik atau politik (misalnya, MySpace.com), atau populasi mahasiswa perguruan tinggi (inkarnasi asli Facebook.com). Peserta dapat mengmgunakan situs untuk berinteraksi dengan orang-orang yang mereka sudah tahu offline, atau untuk bertemu orang baru.
Facebook, memungkinkan para pengguna untuk menampilkan diri dalam profil online, mengumpulkan “teman” yang bisa memberi komentar pada setiap halaman lain, dan melihat profil masing-masing.. Anggota Facebook juga dapat bergabung dengan kelompok maya berdasarkan kepentingan bersama, melihat apa kelas mereka bersama, dan belajar satu sama lain ‘hobi, minat, selera musik, dan status hubungan romantis melalui profil
.
Lalu bagaimana dengan status yang setiap hari terus diupdate oleh pengguna facebook ini?  Sebegitu percayanya mereka untuk mencurahkan isi pikiran dan hati. Walaupun tidak semua akan tetapi banyak pengguna facebook yang menuliskan masalah-masalah pribadi, suasana pikiran dan hatinya. Mungkin jejaring yang satu ini dianggap lebih mendengar, lebih bisa dipercayai daripada orang-orang terdekat mereka.  Facebook adalah teman sejati…..
Fakta lain adalah didalam jejaring social ini mampu menyatukan kembali orang-orang yang sudah lama terpisah dari komunitas terdahulunya.  Seperti teman waktu sekolah, kuliah ataupun teman-teman dari kampong halaman. Di dalam jejaring sosial ini mereka kembali bertemu dan berinteraksi.
Di Putnam’s (2000) melihat, ikatan modal sosial mencerminkan ikatan yang kuat dengan keluarga dan teman dekat, yang mungkin berada dalam posisi untuk memberikan dukungan emosional atau akses ke sumber daya yang langka. Williams (2006) menunjukkan bahwa bekerja empiris kecil telah secara eksplisit menilai dampak Internet pada ikatan modal sosial, walaupun beberapa studi telah mempertanyakan apakah Internet suplemen atau menggantikan ikatan yang kuat . Jelas bahwa internet memfasilitasi koneksi baru, dalam hal ini memberikan orang-orang dengan cara alternatif untuk berhubungan dengan orang lain yang berbagi minat atau tujuan relasional . Sambungan baru ini dapat mengakibatkan peningkatan modal social. Namun, tidak jelas bagaimana pembentukan modal sosial terjadi ketika online dan offline koneksi yang erat digabungkan, seperti Facebook.
Terlepas dari kemampuan facebook menjadi “teman” dan jembatan social yang baik, banyak juga masalah-masalah social yang muncul akibat jejaring social ini. Akan lebih panjang mungkin dipembahasan lain. (Jonni Joe/editor sosialitas)

Source: diterbitkan juga pada http://www.masjeha.com/

di terbitkan oleh sosiologi fisip unsoed 1997 pada 1:15 AM. kategori . Ikuti melalui RSS 2.0

0 komentar for Facebook : Trend, Jembatan Sosial, dan Curhat Massal

Komentar Anda

Tulisan Terbaru

Komments Terbaru

Photo Gallery

zoomtemplate.com